Rabu, 29 April 2015

SEO ( Search Engine Optimization )

Apa itu SEO? – Pengertian dan Definisi SEO
SEO atau kepanjangan dari (Search Engine Optimization) adalah suatu cara atau teknik untuk membuat situs atau blog kita berada pada halaman/posisi satu di mesin pencarian (search engine) sepertiGoogleBing, dan Yahoo.
Pengertian dari SEO juga sangat luas tetapi semuanya mencakup hal yang sama yaitu mengoptimisasi suatu halaman website/blog agar berada pada halaman/posisi satu di search engine dengan kata kunci yang ditarget.
Contoh SEO
Saya mempunyai sebuah artikel di website ini yaitu “cara membuat jaringan warnet”, kemudian saya optimasi halaman artikel tersebut dengan teknik SEO yang saya gunakan dan dengan mentarget kata kunci “cara membuat jaringan warnet”, setelah saya optimasi dengan baik alhasil halaman tersebut dapat ranking satu dengan kata kunci yang saya target tersebut.
belajar seo pemula
Sekarang saya yakin anda sudah mulai mengerti mengenai Search Engine Optimization, jika belum silahkan baca berulang – ulang pengertian dan contoh diatas sampai anda benar – benar paham atau baca juga pengertian seo dari wikipedia.
Keuntungan Melakukan SEO
Banyak sekali keuntungan dari melakukan SEO yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, diantaranya yaitu :
1# Mendatangkan Traffic yang Banyak
Kita semua pasti tahu jika situs atau blog berada pada halaman satu Search Engine pasti akan mendatangkan pengunjung (Traffic) yang sangat besar, tergantung pada keyword yang kita target dan besar kecilnya data hasil pencarian dari Google Planner.
2# Meningkatkan Penjualan
Jika suatu situs menjual suatu produk atau barang seperti lazada.co.idyang menjual aneka barang seperti laptop atau lainnya, maka jika ada orang mencari di google dengan keyword “jual laptop murah” kemudian situs tersebut ranking 1, maka sudah 95% lazada akan mendapatkan penjualan dari hasil SEO tersebut.
3# Meningkatkan Daya Saing
Mudah saja untuk keuntungan SEO yang satu ini, jika posisi suatu situs lebih tinggi maka secara otomatis daya saingnya pun akan lebih tinggi. Masih banyak lagi keuntungan dari SEO ini yang tidak saya sebutkan semua, karena saya yakin dengan 3 hal diatas saja pasti anda sudah mengerti mengenai keuntungan SEO.
Sekilas Sejarah SEO
Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword).
Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan kata kunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Optimisasi_mesin_pencari/
Dasar SEO Yang Wajib Anda Ketahui
Dasar SEO ini merupakan pondasi yang bisa dibilang sangat wajib diketahui oleh pemula di dunia search engine optimization karena hal tersebut merupakan suatu hal yang harus dan diterapkan jika anda ingin menjadi ahli seo atau membuat situs berada pada halaman/posisi satu google dengan kata kunci yang anda target.
Perlu anda ketahui banyak orang yang bilang dasar seo itu ada dua dan juga ada yang bilang kalau dasar seo itu ada tiga. Manakah yang benar? menurut saya sendiri semuanya benar, yang salah itu maling  cuman untuk mereka yang mengatakan dasar seo itu ada tiga berarti dia hanya menambahkan Riset Keyword kedalam dasar seo nya dan itu sangat benar karena seo tanpa riset keyword rasanya percuma seperti mencari alamat palsu ( lagunya ayu ting -ting itu  ).
Oke lanjut, jadi apa saja dasar dari seo, mari kita bahas satu persatu..
1. On Page SEO
Mendengar kata diatas pastinya sudah tidak asing lagi bagi para pakar seo, namun akan asing sekali untuk para pemula di dunia seo. On Page SEO adalah suatu teknik mengoptimisasi halaman website dengan menerapkan beberapa dasar keyword yang ditarget kedalamnya. Keuntungan dari on page seo ini yaitu situs anda akan lebih dinilai relevan oleh google, juga jika halaman tersebut hanya mendapatkan sedikit backlink bisa dipastikan akan mudah ranking #1 Google.
Berikut dasar yang harus diterapkan dalam on page seo :
1. Title Tag
2. Meta Description
3. URL
4. Heading (h1, h2, h3, h4)
5. Image & Image ALt Tag
6. Link to Site Authority
Tittle Tag
Title Tag itu sama seperti judul pada suatu posting/artikel tetapi berbeda, karena umumnya title tag ini dibaca oleh search engine, jika title tag tidak diganti atau sama menyerupai judul posting maka yang muncul pada search engine sebagai title tag yaitu judul posting tersebut. Berikut gambar contoh title tag.
dasar seo
Title Tag dapat diganti menggunakan plugin WordPress Seo by Yoast jika anda menggunakan WordPress, untuk blogger atau lainnya saya belum mengetahui bagaimana cara mengganti title tag tersebut.
Meta Description
Meta descriptions adalah keterangan dari suatu halaman berdasarkan dari kalimat artikel postingan anda, agar meta description terlihat menggoda dan menarik trafik anda perlu memodifikasinya dengan menggunakan plugin SEO by Yoast seperti yang sudah saya jelaskan diatas.
belajar seo untuk pemula
URL
URL singkatan dari Uniform Resource Locator, adalah rangkaian karakter menurut suatu format standar tertentu, yang digunakan untuk menunjukkan alamat suatu sumber seperti dokumen dan gambar di Internet, itu menurut wikipedia  anda dapat membacanya disini.
kalau menurut saya simpel saja URL yaitu rangkaian huruf yang membentuk sebuah link yang menuju suatu halaman situs, contoh “http://www.kerenzmania.blogspot.com” jadi URL ini sangat berpengaruh pada Search Engine Optimization.
Heading
Heading adalah sekumpulan kata yang menjadi judul atau sub-judul dalam sebuah dokumen html. Heading berbeda dengan tag < title >.
Html menyediakan enam tingkatan heading, dimana heading level 1 (< h1 >) adalah yang terbesar, biasa berada di judul posting, dan heading level 6 (< h6 >) adalah yang terkecil.
Link to Authority Site
Apa itu Link to authority site? yaitu merupakan sebuah posting yang di dalamnya terdapat link menuju situs – situs terpercaya / yang dipercayai google seperti yotubewikipediafacebook dan masih banyak lagi.
Bagaimana cara mengetahui situs yang dipercayai google? anda dapat melihatnya dari Page Rank (PR) situs tersebut jika page rank suatu situs lebih dari 7 maka bisa dikatakan situs tersebut sudah dipercayai google ( Authority Site ).
Kemudian bagaimana cara untuk mengetahui PR dari suatu situs? cara termudah yaitu anda cukup menginstall Extensi WebRank SEO dari browser Google Chrome dengan cara mendownloadnya terlebih dahulu dari Toko Web Chrome, untuk Mozila Firefox anda dapat menggunakan seo toolbar dari seobook silahkan cek disini.

belajar so untuk pemula
2. Off Page SEO
Off Page Search Engine Optimization adalah cara mengoptimisasi suatu halaman dari luar situs (menggunakan backlink), “Apa itu Backlink?
Backlink adalah Link dari halaman situs kita yang berada pada halaman situs orang lain yang mempunyai PR (Page Rank) yang tinggi.
Search Engine seperti Google sangat menyukai Backlink yang berkualitas yang artinya Backlink dari situs authority atau situs yang dipercayai Google dan mempunyai PR yang tinggi seperti Wikipedia,Twitter, WordPress, dan lain-lain.
Oleh karenanya suatu situs akan di angkat posisinya oleh google jika mempunyai backlink dari situs authority tersebut, dan bahkan bisa menjadikan situs kita ranking tinggi dengan kata kunci yang di target jika mendapatkan backlink dari situs yang berPR tinggi.
Saya harap anda mengerti mengenai Pengertian Backlink tersebut, jika masih belum mengerti, saya berikan sedikit contoh, perhatikan gambar dibawah ini.
apa itu backlink
Bisa anda lihat pada gambar diatas bahwa link situs sayahttp://www.rudinazar.com mendapatkan backlink dari situs lain yang mempunyai PR 5, dan hal tersebut dapat menaikan posisi situs saya di search engine.
Sekarang saya yakin anda pasti sudah paham mengenai Backlink 
Perbedaan Backlink dengan Link Spam
Saya sedikit mempunyai pengalaman ketika belajar seo, waktu itu saya menulis di sebuah forum dengan judul “ribuan backlink melayang di forum ini”, dan ternyata banyak sekali yang Tidak Setuju dengan tulisan saya tersebut, karena link yang sangat banyak berasal dari forum dan tidak mempunyai PR, itu merupakan Link Spam BUKAN Backlink.
Sungguh pengalaman yang memalukan, tapi harus gimana lagi, namanya juga belajar pasti akan selalu menemukan kesalahan.
Dari pengalaman tersebutlah saya paham dan mengerti mengenai perbedaan antara Backlink dan Link Spam, perlu anda ketahui kembali yang namanya link spam tidak hanya berasal dari forum, tetapi yang lebih banyak itu berasal dari Blog Comment atau komentar orang di blog yang meninggalkan puluhan hingga ratusan link yang tidak berkualitas.
puluhan hingga ratusan link spam yang melayang pada komentar di blog orang. Oleh karena itu juga saya sangat tidak suka komentar yang meninggalkan link spam di situs saya, dan jika saya menemukan hal seperti itu, maka komentar tersebut akan saya hapus.

sumber : 
http://www.rudinazar.com/apa-itu-seo/

Senin, 30 Maret 2015

CLOUD COMPUTING

TUGAS SOFTSKILL - CLOUD COMPUTING

MAKALAH CLOUD COMPUTING
MATA KULIAH     : PENGANTAR KOMPUTASI MODERN
MATERI                 : CLOUD COMPUTING



JURUSAN      : TEKNIK INFORMATIKA
NAMA            : ANNISA INDAH RAMDHANDINI
NPM                : 50411959
KELAS            : 4IA18


BAB I

PENDAHULUAN

Pengertian Cloud Computing
Komputasi Awan (atau Cloud Computing) merupakan salah satu tren IT ditahun-tahun ini. Layanan Cloud Computing semakin banyak, dan mulai diadopsi sebagian perusahaan termasuk di Indonesia. Penyedia jasanya juga semakin mudah ditemukan, seperti Microsoft Cloud, Google, Sales Force atau di Indonesia, seperti Telkom Cloud, BizNet, Metrodata, dan lain-lain.
Komputasi awan memerlukan dukungan perangkat server yang kuat, stabil dengan performa meyakinkan. Dan jajaran produk Rainer mendukung seluruh fungsi Cloud Computing tanpa kendala.

BAB II

PEMBAHASAN

Apa itu Cloud Computing ?
Cloud Computing merupakan layanan jasa TI yang dilakukan oleh perusahaan lain; dimana pengguna layanan tidak perlu menyiapkan perangkat atau infrastruktur sendiri karena sudah disiapkan perusahaan tsb. Cloud merupakan layanan berbasis internet, jadi seluruh kebutuhan pengguna akan dilayani melalui koneksi internet. Kenapa disebut sebagai “komputasi awan”, karena pengguna menjalankan kebutuhan mereka diluar perusahaan sendiri dan digambarkan seolah-olah disimpan diawan.
Sebagai contoh, sebuah perusahaan XYZ bisa menggunakan jasa perusahaan BizNet untuk menyediakan beragam layanan cloud, mulai dari aplikasi enterprise, penyimpanan data (database), office, finance, dan lain-lain. Seluruh layanan ini berjalan diatas internet, jadi personel perusahaan XYZ mengaksesnya masing-masing menggunakan koneksi internet.
Cloud Computing sebetulnya sudah kita kenal sejak dulu. Ketika menggunakan webmail seperti Yahoo, Gmail atau Hotmail, sebetulnya kita telah menjalankan fungsi Cloud Computing. Begitupula saat menggunakan Social Media seperti Facebook, Twitter atau Rapidshare. Intinya seluruh data dan aplikasi yang kita butuhkan berjalan ditempat lain melalui koneksi internet.
Kelebihan cloud computing :
1.    Lebih murah, karena kita tidak perlu menyediakan infrastruktur & SDM TI sendiri.
2.    Lebih reliabel, karena data dan apikasi kita dijaga oleh layanan tanpa henti 24×7.
3.    Lebih efisien, karena kita bisa memilih layanan yang kita butuhkan dan membayar sesuai dengan biaya layanan itu saja.
4.    Lebih kompatibel, karena dapat diakses dimana saja asal ada koneksi internet.
5.    Lebih aman, karena seluruh data disimpan dalam sebuah server terpusat yang memiliki fungsi backup.
6.    Lebih sederhana, karena kita tidak memerlukan pemahaman sistem TI.
Kekurangan cloud computing :
1.    service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
2.    privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
3.    compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
4.    data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
5.    data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing.
Perbedaan fungsi Cloud :
•    Public Cloud  merupakan layanan yg diperuntukkan secara umum dan biasanya bersifat gratis. Contohnya : Facebook, Yahoo Mail atau DropBox.
•    Private Cloud merupakan layanan  yang dioperasikan hanya untuk sebuah organisasi tertentu. Contohnya : Telkom Cloud, BizNet
•    Hybrid Cloud merupakan komposisi campuran layanan cloud. Entitas tetap berdiri sendiri, tapi dihubungkan oleh teknologi yg memungkinkan portabilitas data & aplikasi antar cloud.
Perbedaan Layanan Cloud :
•    SaaS (Software as a Service), dimana user dapat memanfaatkan aplikasi tertentu di Cloud -umumnya dengan cara berlangganan. Misalnya : software sales disalesforce.com, Yahoo Premium di Yahoo, LotusLive! atau Microsoft Office 365.
•    PaaS (Platform as a Service) adalah layanan yang menyediakan modul siap pakai; yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi, berjalan diatas platform tersebut. Misalnya : Pengembangan game di Facebook, Google Android, Apple i-Tunes, dsb.
•    IaaS (Infrastructure a Service) adalah layanan yang “menyewakan” sumberdaya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan, processing power, memory, sistem operasi, kapasitas jaringan dll, yang digunakan untuk menjalankan aplikasi.
Syarat sebuah server yang cocok untuk Cloud Computing :
1.    Memiliki kemampuan virtualisas
Virtualisasi merupakan kemampuan untuk menjalankan beberapa server secara virtual disebuah perangkat server utama. Server Virtual bisa dijalankan menggunakan fitur dan aplikasi khusus, misalnya VMWare atau ProxMox. Dengan server virtual, user tidak perlu membeli banyak server untuk menjalankan fungsi server berbeda, misalnya web server, database server, FTP server, dsb. Virtualisasi mutlak diperlukan cloud computing, agar dapat melayani user dengan beragam platform software.
2.    Menggunakan arsitektur & komponen orisinal server
Server cloud computing haruslah sebuah “server orisinil”, yaitu sebuah perangkat yang memiliki arsitektur dan komponen server sesungguhnya. Hal ini penting dilakukan karena layanan cloud harus mampu bekerja tanpa henti (24-jam x 7-hari), mampu menangani request pekerjaan dalam jumlah banyak dan bisa menangani data dalam kapasitas besar. Beberapa komponen penting yang harus memiliki teknologi server, seperti : Processor, Motherboard, Hard Disk dan Power Supply.
3.    Menggunakan Motherboard server dengan dual-LAN port kemampuan Gigabit Ethernet
Walau tampak sederhana, tapi sebuah server orisinal haruslah menggunakan dual LAN port untuk memisahkan protokol internet pada fungsi server berbeda. Server “non-orisinal” umumnya menggunakan single LAN port seperti sebuah PC Desktop.
4.    Memiliki kemampuan scale-out
Scale-out adalah kemampuan unik server yang membedakannya dengan perangkat komputer lain. Scale-out adalah fungsi dimana sebuah unit server dapat ditambah jumlahnya, yang digunakan secara bersamaan. Itu mirip seperti kita membangun rumah, yang ditambah ruangan atau tingkat bangunanannya. Dalam arsitektur server, penambahan jumlah server bisa dalam sebuah tumpukan (stack, rackmount atau blade) atau dihubungkan secara standar saja.
Sistem Security Cloud Computing
Sebelum layanan Cloud computing menjadi begitu diinginkan, pelanggan harus merasa aman dengan informasi yang mereka transfer. Pada jurnal tersebut dijelaskan model pertama yang menjelaskan (model privasi) dengan mengimplementasikan secara ekonomi efisien metode sedangkan intrusi CP sistem deteksi memfokuskan upaya lebih terhadap pencegahan serangan. Ketika merancang sebuah skema keamanan untuk layanan Cloud computing, ada yang mendasari dilema dimana keamanan tidak bisa datang pada biaya aspek yang diinginkan seperti kecepatan data atau keterjangkauan. untuk mengatasi dilema ini, beberapa skema keamanan seperti sistem Reputasi Dirichlet memungkinkan pengguna untuk mengontrol tingkat keamanan yang besar.
Tabel Kelebihan dari strategi keamanan Cloud computing
Privacy     Menyediakan enkripsi yang sangat kuat dari informasi
Model     Pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan parameter keamanan mereka
Menyediakan metode yang terorganisir yang dapat diimplementasikan dengan mudah
CP Intrusion    Melindungi terhadap berbagai skema intrusi
Detection    Memberikan pencegahan yang sangat baik dari serangan
Dirichlet    Menyediakan sistem canggih checks and balances
Reputation    Menghindari kemampuan bagi penyerang untuk beradaptasi
Menyediakan banyak kontrol pengguna
Anonymous    Paling cocok untuk jarak kecil, sehingga pengguna baik tersembunyi dari penyerang
Bonus Point    Hadiah Kredit memberikan insentif bagi pengguna untuk berpartisipasi
Network    Menyediakan kebingungan penyerang
Slicing    Menghemat bandwidth jaringan
kecepatan data yang cepat mudah dicapai
Tabel Kekurangan dari strategi keamanan Cloud computing
Privacy     Kesalahan dan bug yang sulit untuk menemukan dan memperbaiki
Model     Layanan dapat menjadi macet dengan mengalihkan informasi
Sistem hanya preventif, sehingga tidak melindungi terhadap penyerang agresif
CP Intrusion    Harus diperbarui sering membingungkan penyerang
Detection    Mei keliru mendeteksi dan menghentikan tidak mengganggu informasi
Dirichlet    Mengandalkan strategi rumit yang sulit untuk menerapkan
Reputation    Pengguna kepercayaan hasil kerentanan terhadap pelanggan menipu
Kinerja adalah semata-mata tergantung pada partisipasi pengguna
Anonymous    Data kecepatan secara drastis dikurangi
Bonus Point    Memberikan perlindungan intrusi kecil
Network    Karena struktur relay, perlindungan tidak dapat diandalkan
Slicing    Dapat menjadi mahal jika diimplementasikan dalam jaringan yang besar
Implementasi CLOUD COMPUTING
Bidang Kedokteran
Cloud computing sebagai teknologi baru dalam dunia komputasi merupakan salah satu teknologi yang bermanfaat di berbagai aspek kebutuhan kehidupan. Walaupun cloud computing atau komputasi awan termasuk hal yang baru di lingkungan Indonesia, namun pemanfaatannya saat ini cukup baik di terima masyarakat. Diperlukan pembelajaran yang cukup agar masyarakat Indonesia dapat terbiasa untuk memanfaatkan teknologi ini. Salah satu hal yang mungkin menjadi kekhawatiran dari teknologi komputasi awan adalah tingkat kemanan data, dan hal itulah yang saat ini menjadi permasalahan umum pada teknologi ini.
Sebuah data pada cloud computing dapat dipastikan aman karena ada aturan yang mengharuskan setiap penyelenggara layanan Cloud Computing untuk patuh terhadap regulasi dan aturan yang terkait. Sebagai contoh, ISO 27002 yang merupakan standar praktik terbaik pada keamanan informasi yang bisa juga digunakan untuk menilai tingkat keamanan di suatu penyedia jasa layanan Cloud Computing. Selain kekhawatiran akan faktor keamanan, privasi juga menjadi isu yang menjadi perhatian Microsoft.
Dalam komputasi awan hal yang menjadi keuntungan utama dari komputasi awan adalah kita bisa menyewa kemampuan komputasi tersebut sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada kebutuhan bagi kita untuk membeli dan memasang komputer/server sendiri. Dan hal ini yang akan menguntungkan user dengan tidak membutuhkan biaya untuk membeli server sendiri. Maka otomatis user akan menghemat budget dan memproteksi data – data pentingnya.
Dalam bidang kedokteran manfaat teknologi ini cloud computing di Indonesia juga diperlukan penggunaan teknologi yang memadai termasuk juga teknologi informasi berbasis cloud computing. Seperti halnya pengembangan “Telemedicine”, yakni pelayanan di bidang kesehatan jarak jauh. Ini berarti bahwa layanan pengobatan yang mencakup semua bentuk pengobatan yang memanfaatkan media, dimana pasien dan dokter dapat berkomunikasi jarak jauh. Baik menggunakan telepon seluler, telepon rumah, internet dan sebagainya. Telemedicine juga didefinisikan sebagai transfer data medis elektronik dari satu lokasi ke lokasi lainnya via online.
Telemedicine dapat dikatakan sebagai alat yang dapat membantu banyak orang dengan beragam masalah kesehatan. Sangat banyak manfaat yang ditawarkan dalam penggunaan Telemedicine, seperti halnya efektivitas waktu, biaya dan tenaga, artinya pasien tidak perlu untuk jauh-jauh datang ke rumah sakit yang menghabiskan banyak waktunya di perjalanan, biaya bahan bakar, dan fisik bertahan di tengah-tengah kemacetan untuk berkonsultasi masalah kesehatan dengan dokter, cukup dengan memanfaat teknologi informasi seperti halnya email atau bahkan video conference dan lain sebagainya.
Adapun manfaat lain yang ditawarkan yakni mengatasi persebaran tenaga medis atau ahli kesehatan, dokter yang sudah professional yang persebarannya tidak merata disetiap daerah yang ada di Indonesia. Intinya, dengan Telemedicine, pasien dapat berkonsultasi dan melakukan pengobatan jarak jauh denga dokter ahli yang ia percayai mampu untuk membantu permasalahannya.
Disisi lain dengan penggunaan Telemedicine ini juga tidak akan menutup kemungkinan untuk menimbulkan resiko seperti halnya cyber crime. Misalnya, penggunaan Telemedicine ini dijadikan sebagai kedok penipuan yang nantinya dapat merugikan pihak lain. Namun hal-hal semacam ini dapat sedikit ditekan dengan penggunaan security bagi semua pemakai jasa cloud computing.
Bidang Pemerintahan dan Diagram Konseptualnya
Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat. Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Contoh pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi.
Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan e-government, karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi informasi.
Selain itu instansi pemerintah seperti Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) juga sudah menggunakan teknologi ini. Dengan demikian, berdasarkan kalkulasi Balai Ipteknet penggunaan layanan jasa komputasi awan dapat menghemat biaya hampir 50% dibanding dengan menyiapkan infrastruktur dan SDM sendiri yang mencapai ratusan juta rupiah.
Keamanan sistem menjadi prioritas utama layanan Cloud Computing yang dilengkapi firewall, VPN dan Security Operating Centre (SOC) yang merupakan software canggih untuk melakukan pemantauan dan penyaringan deteksi dini terhadap seluruh paket yang melewati jaringan. Sehingga ketika terjadi gangguan dan serangan bisa dilakukan tindak lanjut dan pembenahan.
Teknologi Cloud Computing dapat memudahkan untuk sharing informasi dan pertukaran dokumen. Keuntungan lain, UKM dan Koperasi dapat menurunkan biaya investasi dan operasional IT, keragamannya pun sudah ada serta transparansi dan peningkatkan bisnis koperasi maupun UKM dengan kemudahan teknologi yang ada. Kunci dari infrastruktur untuk cloud computing adalah media penyimpanan dan metode komputasi untuk data yang berskala besar.
Keuntungan dengan menggunakan cloud computing adalah sebagai berikut :
•    Mengurangi resiko pada insfrastructure
•    Dana yang rendah
•    Peningkatan kecepatan inovasi
•    Mengurangi waktu running aplikasi dan waktu respon
•    Biaya yang relatif terjangkau
•    Layanan publik yang lebih baik dengan cara penyediaan informasi yang lebih cepat kepada masyarakat.
•    Mendapatkan informasi lebih terkait dengan masyarakat umumnya. Hal ini diperoleh lewat analisis mendalam terhadap database yang ada.
Bidang telekomunikasi
Implementasi cloud computing pada telekomunikasi yaitu dengan menyediakan layanan system informasi yang terpusat, dengan artian data-data yang tersebar di berbagai daerah dapat dikelola dan dipantau oleh pusat data. Salah satu contohnya pada Perusahaan Telkom, dengan cloud computing telekomunikasi dengan menyediakan jasa telepon tetap kabel (fixed wireline), jasa telepon tetap nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (mobile service), data/internet serta jasa multimedia lainnya. Mereka menggunakan cloud computing dengan memanfaatkan layanan internet dengan menggunakan pusat server yang bersifat virtual dengan tujuan memelihara data dan aplikasi.
Disamping keuntungan dari fleksibilitas, kinerja tinggi dan solusi menghemat biaya dari cloud computing, timbul isu yang menarik tentang bagaimana dengan keamanan informasi yang disimpan di data center milik penyedia layanan cloud computing. Dimensi keamanan data itu sendiri terdiri dariconfidentiality, integrity dan avaliability. Karena berdasarkan salah satu dimensi keamanan data yaituAvailability, cloud computing menaruh semua data dari client dalam satu wadah yaitu data center milik penyelenggara layanan cloud computing untuk memudahkan manajemen namun menimbulkan tindakan ini menimbulkan resiko yang cukup besar bagi keamanan informasi karena jika terjadi hardware failurepada data center tersebut maka data yang tersimpan pada data center tersebut akan tidak dapat di akses atau tidak available lagi.
Gambar diatas merupakan Diagram Conseptual Computing
Bisnis UKM
1.    Cloud dan virtualisasi
Virtualisasi merupakan langkah pertama menuju cloud. Jika infrastruktur Anda masih dalam format silo-silo tradisionil, beralihlah ke virtualisasi dulu. Dengan virtualisasi, implementasicloud akan dapat mengurangi setengah kebutuhan storage dan menghasilkan dua kali lipat utilisasi storage, dengan begitu meningkatkan penghematan atas hardware, tenaga listrik dan perawatan.
2.    Kesempatan berinovasi
Dalam perjalanan Anda menuju cloud, luangkan waktu untuk mengeksplorasi inovasi teknologi storage yang dapat meningkatkan efisiensi lebih jauh. Arsitektur unified storage, deduplikasi atas data primer di lingkungan virtualisasi, thin provisioning, dan otomasi berbasis policy dapat membantu menciptakan pondasi cloud yang kuat.
3.    Pastikan TI tetap berjalan 24 jam sehari
Kondisi bisnis saat ini menuntut infrastruktur yang berjalan non-stop dan cloud merupakan platform yang sempurna untuk mewujudkan hal itu. Untuk menjaga agar cloud Anda berjalan 24 jam terus menerus, Anda harus memastikan bahwa data dan aplikasi dapat dipindahkan secara dinamis ke seluruh lingkungan cloud.
Hal ini penting untuk melakukan failover secara instan dalam situasi disaster recovery, dan agar para administrator dapat melakukan maintenance tanpa gangguan. Lingkungan cloudyang sukses harus dapat memberikan fleksibilitas kepada para administrator untuk dapat menyeimbangkan beban kerja sebagaimana kebutuhan bisnis berubah.
4.    Menyeimbangkan kecepatan dengan efisiensi
Persyaratan penting untuk bertransisi menuju cloud adalah memiliki kemampuan untuk berpindah dari sekedar optimalisasi infrastruktur menuju optimalisasi layanan. Virtualisasi server memungkinkan provisioning dan pengerahan kemampuan baru yang cepat agar perusahaan dapat merespon, berinovasi dan melakukan penetrasi pasar secara lebih cepat.
Untuk dapat mewujudkan hal ini sepenuhnya, pastikan lingkungan cloud Anda yang baru dapat dengan efisien ditingkatkan kemampuannya di seluruh penjuru infrastruktur, sehingga pada akhirnya nanti Anda tidak akan menambah kompleksitas pada lingkungan cloud.
Pengadopsi awal cloud telah menyadari bahwa caranya adalah dengan menerapkan unified architecture, karena dapat memberikan fleksibilitas yang elastis dan perpindahan data yang transparan untuk mendukung layanan secara non-stop dan otomatisasi layanan.
5.    Fokus terhadap inovasi, bukan maintenance
Cloud computing memberikan kemampuan kepada TI untuk mentransformasi perusahaan dari organisasi yang fokus terhadap maintenance menjadi organisasi yang berinovasi. Lingkungancloud memungkinkan TI untuk mengimplementasikan layanan lebih cepat, mengotomasi banyak rutinitas maintenance dan bahkan menghadirkan self-service untuk para pengguna, dengan begitu dapat meluangkan waktu bagi administrator TI untuk tugas-tugas yang lebih strategis.

BAB III

KESIMPULAN

Komputasi awan (Cloud Computing) adalah dimana informasi secara  permanen tersimpan di server internet dan tersimpan secara sementara dikomputer pengguna atau klien.
Cloud Computing sendiri merupakan sebuah mekanisme dimana kemampuan teknologi informasi disediakan bukan sebagai produk, melainkan sebagai layanan berbasis internet yang memungkinkan kita “ menyewa “ sumber daya teknologi informasi melalui internet dan memanfaatkan sesuai kebutuhan kita.
Cloud Computing merupakan evolusi dari virtualization, service oriented architecture, autonomic dan utility computing. Cloud Computing  juga sebuah jarkom baru diabad millenium yang lahir untuk mempersentasikan semua hal, sebuah konsep baru yang merubah mekanisme  bagaimana mengembangkan sistem yang dilakukan.

BAB IV

DAFTAR PUSTAKA

SUMBER:
http://www.terra.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=381&Itemid=2
http://husnimuhammad.blogspot.com/2013/07/implementasi-cloud-computing-di.html
http://anekaduniait.blogspot.com/2013/04/apa-sih-cloud-computing.html


CLOUD COMPUTING

TUGAS SOFTSKILL - CLOUD COMPUTING

MAKALAH CLOUD COMPUTING
MATA KULIAH     : PENGANTAR KOMPUTASI MODERN
MATERI                 : CLOUD COMPUTING



JURUSAN      : TEKNIK INFORMATIKA
NAMA            : ANNISA INDAH RAMDHANDINI
NPM                : 50411959
KELAS            : 4IA18


BAB I

PENDAHULUAN

Pengertian Cloud Computing
Komputasi Awan (atau Cloud Computing) merupakan salah satu tren IT ditahun-tahun ini. Layanan Cloud Computing semakin banyak, dan mulai diadopsi sebagian perusahaan termasuk di Indonesia. Penyedia jasanya juga semakin mudah ditemukan, seperti Microsoft Cloud, Google, Sales Force atau di Indonesia, seperti Telkom Cloud, BizNet, Metrodata, dan lain-lain.
Komputasi awan memerlukan dukungan perangkat server yang kuat, stabil dengan performa meyakinkan. Dan jajaran produk Rainer mendukung seluruh fungsi Cloud Computing tanpa kendala.

BAB II

PEMBAHASAN

Apa itu Cloud Computing ?
Cloud Computing merupakan layanan jasa TI yang dilakukan oleh perusahaan lain; dimana pengguna layanan tidak perlu menyiapkan perangkat atau infrastruktur sendiri karena sudah disiapkan perusahaan tsb. Cloud merupakan layanan berbasis internet, jadi seluruh kebutuhan pengguna akan dilayani melalui koneksi internet. Kenapa disebut sebagai “komputasi awan”, karena pengguna menjalankan kebutuhan mereka diluar perusahaan sendiri dan digambarkan seolah-olah disimpan diawan.
Sebagai contoh, sebuah perusahaan XYZ bisa menggunakan jasa perusahaan BizNet untuk menyediakan beragam layanan cloud, mulai dari aplikasi enterprise, penyimpanan data (database), office, finance, dan lain-lain. Seluruh layanan ini berjalan diatas internet, jadi personel perusahaan XYZ mengaksesnya masing-masing menggunakan koneksi internet.
Cloud Computing sebetulnya sudah kita kenal sejak dulu. Ketika menggunakan webmail seperti Yahoo, Gmail atau Hotmail, sebetulnya kita telah menjalankan fungsi Cloud Computing. Begitupula saat menggunakan Social Media seperti Facebook, Twitter atau Rapidshare. Intinya seluruh data dan aplikasi yang kita butuhkan berjalan ditempat lain melalui koneksi internet.
Kelebihan cloud computing :
1.    Lebih murah, karena kita tidak perlu menyediakan infrastruktur & SDM TI sendiri.
2.    Lebih reliabel, karena data dan apikasi kita dijaga oleh layanan tanpa henti 24×7.
3.    Lebih efisien, karena kita bisa memilih layanan yang kita butuhkan dan membayar sesuai dengan biaya layanan itu saja.
4.    Lebih kompatibel, karena dapat diakses dimana saja asal ada koneksi internet.
5.    Lebih aman, karena seluruh data disimpan dalam sebuah server terpusat yang memiliki fungsi backup.
6.    Lebih sederhana, karena kita tidak memerlukan pemahaman sistem TI.
Kekurangan cloud computing :
1.    service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
2.    privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
3.    compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
4.    data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
5.    data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing.
Perbedaan fungsi Cloud :
•    Public Cloud  merupakan layanan yg diperuntukkan secara umum dan biasanya bersifat gratis. Contohnya : Facebook, Yahoo Mail atau DropBox.
•    Private Cloud merupakan layanan  yang dioperasikan hanya untuk sebuah organisasi tertentu. Contohnya : Telkom Cloud, BizNet
•    Hybrid Cloud merupakan komposisi campuran layanan cloud. Entitas tetap berdiri sendiri, tapi dihubungkan oleh teknologi yg memungkinkan portabilitas data & aplikasi antar cloud.
Perbedaan Layanan Cloud :
•    SaaS (Software as a Service), dimana user dapat memanfaatkan aplikasi tertentu di Cloud -umumnya dengan cara berlangganan. Misalnya : software sales disalesforce.com, Yahoo Premium di Yahoo, LotusLive! atau Microsoft Office 365.
•    PaaS (Platform as a Service) adalah layanan yang menyediakan modul siap pakai; yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi, berjalan diatas platform tersebut. Misalnya : Pengembangan game di Facebook, Google Android, Apple i-Tunes, dsb.
•    IaaS (Infrastructure a Service) adalah layanan yang “menyewakan” sumberdaya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan, processing power, memory, sistem operasi, kapasitas jaringan dll, yang digunakan untuk menjalankan aplikasi.
Syarat sebuah server yang cocok untuk Cloud Computing :
1.    Memiliki kemampuan virtualisas
Virtualisasi merupakan kemampuan untuk menjalankan beberapa server secara virtual disebuah perangkat server utama. Server Virtual bisa dijalankan menggunakan fitur dan aplikasi khusus, misalnya VMWare atau ProxMox. Dengan server virtual, user tidak perlu membeli banyak server untuk menjalankan fungsi server berbeda, misalnya web server, database server, FTP server, dsb. Virtualisasi mutlak diperlukan cloud computing, agar dapat melayani user dengan beragam platform software.
2.    Menggunakan arsitektur & komponen orisinal server
Server cloud computing haruslah sebuah “server orisinil”, yaitu sebuah perangkat yang memiliki arsitektur dan komponen server sesungguhnya. Hal ini penting dilakukan karena layanan cloud harus mampu bekerja tanpa henti (24-jam x 7-hari), mampu menangani request pekerjaan dalam jumlah banyak dan bisa menangani data dalam kapasitas besar. Beberapa komponen penting yang harus memiliki teknologi server, seperti : Processor, Motherboard, Hard Disk dan Power Supply.
3.    Menggunakan Motherboard server dengan dual-LAN port kemampuan Gigabit Ethernet
Walau tampak sederhana, tapi sebuah server orisinal haruslah menggunakan dual LAN port untuk memisahkan protokol internet pada fungsi server berbeda. Server “non-orisinal” umumnya menggunakan single LAN port seperti sebuah PC Desktop.
4.    Memiliki kemampuan scale-out
Scale-out adalah kemampuan unik server yang membedakannya dengan perangkat komputer lain. Scale-out adalah fungsi dimana sebuah unit server dapat ditambah jumlahnya, yang digunakan secara bersamaan. Itu mirip seperti kita membangun rumah, yang ditambah ruangan atau tingkat bangunanannya. Dalam arsitektur server, penambahan jumlah server bisa dalam sebuah tumpukan (stack, rackmount atau blade) atau dihubungkan secara standar saja.
Sistem Security Cloud Computing
Sebelum layanan Cloud computing menjadi begitu diinginkan, pelanggan harus merasa aman dengan informasi yang mereka transfer. Pada jurnal tersebut dijelaskan model pertama yang menjelaskan (model privasi) dengan mengimplementasikan secara ekonomi efisien metode sedangkan intrusi CP sistem deteksi memfokuskan upaya lebih terhadap pencegahan serangan. Ketika merancang sebuah skema keamanan untuk layanan Cloud computing, ada yang mendasari dilema dimana keamanan tidak bisa datang pada biaya aspek yang diinginkan seperti kecepatan data atau keterjangkauan. untuk mengatasi dilema ini, beberapa skema keamanan seperti sistem Reputasi Dirichlet memungkinkan pengguna untuk mengontrol tingkat keamanan yang besar.
Tabel Kelebihan dari strategi keamanan Cloud computing
Privacy     Menyediakan enkripsi yang sangat kuat dari informasi
Model     Pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan parameter keamanan mereka
Menyediakan metode yang terorganisir yang dapat diimplementasikan dengan mudah
CP Intrusion    Melindungi terhadap berbagai skema intrusi
Detection    Memberikan pencegahan yang sangat baik dari serangan
Dirichlet    Menyediakan sistem canggih checks and balances
Reputation    Menghindari kemampuan bagi penyerang untuk beradaptasi
Menyediakan banyak kontrol pengguna
Anonymous    Paling cocok untuk jarak kecil, sehingga pengguna baik tersembunyi dari penyerang
Bonus Point    Hadiah Kredit memberikan insentif bagi pengguna untuk berpartisipasi
Network    Menyediakan kebingungan penyerang
Slicing    Menghemat bandwidth jaringan
kecepatan data yang cepat mudah dicapai
Tabel Kekurangan dari strategi keamanan Cloud computing
Privacy     Kesalahan dan bug yang sulit untuk menemukan dan memperbaiki
Model     Layanan dapat menjadi macet dengan mengalihkan informasi
Sistem hanya preventif, sehingga tidak melindungi terhadap penyerang agresif
CP Intrusion    Harus diperbarui sering membingungkan penyerang
Detection    Mei keliru mendeteksi dan menghentikan tidak mengganggu informasi
Dirichlet    Mengandalkan strategi rumit yang sulit untuk menerapkan
Reputation    Pengguna kepercayaan hasil kerentanan terhadap pelanggan menipu
Kinerja adalah semata-mata tergantung pada partisipasi pengguna
Anonymous    Data kecepatan secara drastis dikurangi
Bonus Point    Memberikan perlindungan intrusi kecil
Network    Karena struktur relay, perlindungan tidak dapat diandalkan
Slicing    Dapat menjadi mahal jika diimplementasikan dalam jaringan yang besar
Implementasi CLOUD COMPUTING
Bidang Kedokteran
Cloud computing sebagai teknologi baru dalam dunia komputasi merupakan salah satu teknologi yang bermanfaat di berbagai aspek kebutuhan kehidupan. Walaupun cloud computing atau komputasi awan termasuk hal yang baru di lingkungan Indonesia, namun pemanfaatannya saat ini cukup baik di terima masyarakat. Diperlukan pembelajaran yang cukup agar masyarakat Indonesia dapat terbiasa untuk memanfaatkan teknologi ini. Salah satu hal yang mungkin menjadi kekhawatiran dari teknologi komputasi awan adalah tingkat kemanan data, dan hal itulah yang saat ini menjadi permasalahan umum pada teknologi ini.
Sebuah data pada cloud computing dapat dipastikan aman karena ada aturan yang mengharuskan setiap penyelenggara layanan Cloud Computing untuk patuh terhadap regulasi dan aturan yang terkait. Sebagai contoh, ISO 27002 yang merupakan standar praktik terbaik pada keamanan informasi yang bisa juga digunakan untuk menilai tingkat keamanan di suatu penyedia jasa layanan Cloud Computing. Selain kekhawatiran akan faktor keamanan, privasi juga menjadi isu yang menjadi perhatian Microsoft.
Dalam komputasi awan hal yang menjadi keuntungan utama dari komputasi awan adalah kita bisa menyewa kemampuan komputasi tersebut sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada kebutuhan bagi kita untuk membeli dan memasang komputer/server sendiri. Dan hal ini yang akan menguntungkan user dengan tidak membutuhkan biaya untuk membeli server sendiri. Maka otomatis user akan menghemat budget dan memproteksi data – data pentingnya.
Dalam bidang kedokteran manfaat teknologi ini cloud computing di Indonesia juga diperlukan penggunaan teknologi yang memadai termasuk juga teknologi informasi berbasis cloud computing. Seperti halnya pengembangan “Telemedicine”, yakni pelayanan di bidang kesehatan jarak jauh. Ini berarti bahwa layanan pengobatan yang mencakup semua bentuk pengobatan yang memanfaatkan media, dimana pasien dan dokter dapat berkomunikasi jarak jauh. Baik menggunakan telepon seluler, telepon rumah, internet dan sebagainya. Telemedicine juga didefinisikan sebagai transfer data medis elektronik dari satu lokasi ke lokasi lainnya via online.
Telemedicine dapat dikatakan sebagai alat yang dapat membantu banyak orang dengan beragam masalah kesehatan. Sangat banyak manfaat yang ditawarkan dalam penggunaan Telemedicine, seperti halnya efektivitas waktu, biaya dan tenaga, artinya pasien tidak perlu untuk jauh-jauh datang ke rumah sakit yang menghabiskan banyak waktunya di perjalanan, biaya bahan bakar, dan fisik bertahan di tengah-tengah kemacetan untuk berkonsultasi masalah kesehatan dengan dokter, cukup dengan memanfaat teknologi informasi seperti halnya email atau bahkan video conference dan lain sebagainya.
Adapun manfaat lain yang ditawarkan yakni mengatasi persebaran tenaga medis atau ahli kesehatan, dokter yang sudah professional yang persebarannya tidak merata disetiap daerah yang ada di Indonesia. Intinya, dengan Telemedicine, pasien dapat berkonsultasi dan melakukan pengobatan jarak jauh denga dokter ahli yang ia percayai mampu untuk membantu permasalahannya.
Disisi lain dengan penggunaan Telemedicine ini juga tidak akan menutup kemungkinan untuk menimbulkan resiko seperti halnya cyber crime. Misalnya, penggunaan Telemedicine ini dijadikan sebagai kedok penipuan yang nantinya dapat merugikan pihak lain. Namun hal-hal semacam ini dapat sedikit ditekan dengan penggunaan security bagi semua pemakai jasa cloud computing.
Bidang Pemerintahan dan Diagram Konseptualnya
Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat. Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Contoh pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi.
Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan e-government, karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi informasi.
Selain itu instansi pemerintah seperti Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) juga sudah menggunakan teknologi ini. Dengan demikian, berdasarkan kalkulasi Balai Ipteknet penggunaan layanan jasa komputasi awan dapat menghemat biaya hampir 50% dibanding dengan menyiapkan infrastruktur dan SDM sendiri yang mencapai ratusan juta rupiah.
Keamanan sistem menjadi prioritas utama layanan Cloud Computing yang dilengkapi firewall, VPN dan Security Operating Centre (SOC) yang merupakan software canggih untuk melakukan pemantauan dan penyaringan deteksi dini terhadap seluruh paket yang melewati jaringan. Sehingga ketika terjadi gangguan dan serangan bisa dilakukan tindak lanjut dan pembenahan.
Teknologi Cloud Computing dapat memudahkan untuk sharing informasi dan pertukaran dokumen. Keuntungan lain, UKM dan Koperasi dapat menurunkan biaya investasi dan operasional IT, keragamannya pun sudah ada serta transparansi dan peningkatkan bisnis koperasi maupun UKM dengan kemudahan teknologi yang ada. Kunci dari infrastruktur untuk cloud computing adalah media penyimpanan dan metode komputasi untuk data yang berskala besar.
Keuntungan dengan menggunakan cloud computing adalah sebagai berikut :
•    Mengurangi resiko pada insfrastructure
•    Dana yang rendah
•    Peningkatan kecepatan inovasi
•    Mengurangi waktu running aplikasi dan waktu respon
•    Biaya yang relatif terjangkau
•    Layanan publik yang lebih baik dengan cara penyediaan informasi yang lebih cepat kepada masyarakat.
•    Mendapatkan informasi lebih terkait dengan masyarakat umumnya. Hal ini diperoleh lewat analisis mendalam terhadap database yang ada.
Bidang telekomunikasi
Implementasi cloud computing pada telekomunikasi yaitu dengan menyediakan layanan system informasi yang terpusat, dengan artian data-data yang tersebar di berbagai daerah dapat dikelola dan dipantau oleh pusat data. Salah satu contohnya pada Perusahaan Telkom, dengan cloud computing telekomunikasi dengan menyediakan jasa telepon tetap kabel (fixed wireline), jasa telepon tetap nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (mobile service), data/internet serta jasa multimedia lainnya. Mereka menggunakan cloud computing dengan memanfaatkan layanan internet dengan menggunakan pusat server yang bersifat virtual dengan tujuan memelihara data dan aplikasi.
Disamping keuntungan dari fleksibilitas, kinerja tinggi dan solusi menghemat biaya dari cloud computing, timbul isu yang menarik tentang bagaimana dengan keamanan informasi yang disimpan di data center milik penyedia layanan cloud computing. Dimensi keamanan data itu sendiri terdiri dariconfidentiality, integrity dan avaliability. Karena berdasarkan salah satu dimensi keamanan data yaituAvailability, cloud computing menaruh semua data dari client dalam satu wadah yaitu data center milik penyelenggara layanan cloud computing untuk memudahkan manajemen namun menimbulkan tindakan ini menimbulkan resiko yang cukup besar bagi keamanan informasi karena jika terjadi hardware failurepada data center tersebut maka data yang tersimpan pada data center tersebut akan tidak dapat di akses atau tidak available lagi.
Gambar diatas merupakan Diagram Conseptual Computing
Bisnis UKM
1.    Cloud dan virtualisasi
Virtualisasi merupakan langkah pertama menuju cloud. Jika infrastruktur Anda masih dalam format silo-silo tradisionil, beralihlah ke virtualisasi dulu. Dengan virtualisasi, implementasicloud akan dapat mengurangi setengah kebutuhan storage dan menghasilkan dua kali lipat utilisasi storage, dengan begitu meningkatkan penghematan atas hardware, tenaga listrik dan perawatan.
2.    Kesempatan berinovasi
Dalam perjalanan Anda menuju cloud, luangkan waktu untuk mengeksplorasi inovasi teknologi storage yang dapat meningkatkan efisiensi lebih jauh. Arsitektur unified storage, deduplikasi atas data primer di lingkungan virtualisasi, thin provisioning, dan otomasi berbasis policy dapat membantu menciptakan pondasi cloud yang kuat.
3.    Pastikan TI tetap berjalan 24 jam sehari
Kondisi bisnis saat ini menuntut infrastruktur yang berjalan non-stop dan cloud merupakan platform yang sempurna untuk mewujudkan hal itu. Untuk menjaga agar cloud Anda berjalan 24 jam terus menerus, Anda harus memastikan bahwa data dan aplikasi dapat dipindahkan secara dinamis ke seluruh lingkungan cloud.
Hal ini penting untuk melakukan failover secara instan dalam situasi disaster recovery, dan agar para administrator dapat melakukan maintenance tanpa gangguan. Lingkungan cloudyang sukses harus dapat memberikan fleksibilitas kepada para administrator untuk dapat menyeimbangkan beban kerja sebagaimana kebutuhan bisnis berubah.
4.    Menyeimbangkan kecepatan dengan efisiensi
Persyaratan penting untuk bertransisi menuju cloud adalah memiliki kemampuan untuk berpindah dari sekedar optimalisasi infrastruktur menuju optimalisasi layanan. Virtualisasi server memungkinkan provisioning dan pengerahan kemampuan baru yang cepat agar perusahaan dapat merespon, berinovasi dan melakukan penetrasi pasar secara lebih cepat.
Untuk dapat mewujudkan hal ini sepenuhnya, pastikan lingkungan cloud Anda yang baru dapat dengan efisien ditingkatkan kemampuannya di seluruh penjuru infrastruktur, sehingga pada akhirnya nanti Anda tidak akan menambah kompleksitas pada lingkungan cloud.
Pengadopsi awal cloud telah menyadari bahwa caranya adalah dengan menerapkan unified architecture, karena dapat memberikan fleksibilitas yang elastis dan perpindahan data yang transparan untuk mendukung layanan secara non-stop dan otomatisasi layanan.
5.    Fokus terhadap inovasi, bukan maintenance
Cloud computing memberikan kemampuan kepada TI untuk mentransformasi perusahaan dari organisasi yang fokus terhadap maintenance menjadi organisasi yang berinovasi. Lingkungancloud memungkinkan TI untuk mengimplementasikan layanan lebih cepat, mengotomasi banyak rutinitas maintenance dan bahkan menghadirkan self-service untuk para pengguna, dengan begitu dapat meluangkan waktu bagi administrator TI untuk tugas-tugas yang lebih strategis.

BAB III

KESIMPULAN

Komputasi awan (Cloud Computing) adalah dimana informasi secara  permanen tersimpan di server internet dan tersimpan secara sementara dikomputer pengguna atau klien.
Cloud Computing sendiri merupakan sebuah mekanisme dimana kemampuan teknologi informasi disediakan bukan sebagai produk, melainkan sebagai layanan berbasis internet yang memungkinkan kita “ menyewa “ sumber daya teknologi informasi melalui internet dan memanfaatkan sesuai kebutuhan kita.
Cloud Computing merupakan evolusi dari virtualization, service oriented architecture, autonomic dan utility computing. Cloud Computing  juga sebuah jarkom baru diabad millenium yang lahir untuk mempersentasikan semua hal, sebuah konsep baru yang merubah mekanisme  bagaimana mengembangkan sistem yang dilakukan.

BAB IV

DAFTAR PUSTAKA

SUMBER:
http://www.terra.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=381&Itemid=2
http://husnimuhammad.blogspot.com/2013/07/implementasi-cloud-computing-di.html
http://anekaduniait.blogspot.com/2013/04/apa-sih-cloud-computing.html


Selasa, 20 Januari 2015

Proposal Bisinis di Bidang TI (Pengantar Bisnis Informatika)

Nama Kelompok              :               4IA18
1.Agung Dermawan (50411330)
2.Ai Nenden Triana (58411624)
3.Annisa Indah Ramdhandini (50411959)
4.Diah Intan Sari (52411013)
5.Ghina Maulidania (53411044)
6.Milla Hanim Hidayati (54411490)
7.Sonityo Danang Jaya (56411856)
8.Tyasti Wulan Puspita (57411204)
9.Yuda Aristian (57411596)
A.      PENDAHULUAN
Melihat perkembangan internet di dalam masyarakat kini sudah sangat berkembang, ditandai dengan makin tingginya jumlah pengakses internet terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Dengan latar belakang tersebut, maka kami mengusulkan rencana pendirian usaha untuk mengimbangi perkembangan tersebut dengan tujuan menjadikannya peluang bisnis yang menjanjikan.
Berdasarkan pengalaman mendirikan dan mengelola warnet Suka-suka net, maka kami mengajukan proposal penawaran kerjasama selama 3 tahun untuk mendirikan warnet.
B.      TUJUAN 
      a.       Tujuan sosial : 
-  Menciptakan lapangan kerja.  
- Memberikan sarana untuk para pelajar dan mahasiswa untuk mencari informasi yang dibutuhkan melalui internet
      b.      Tujuan Komersial :
- Mendapatkan profit.
c. Kebutuhan SDM
Untuk mendirikan warnet dibutuhkan tenaga ahli antara lain :
- Konsultan warnet.
- Tenaga ahli listrik.
- Tenaga ahli networking.
- Tenaga ahli komputer.
- Marketing.
- Operator warnet.
Dari uraian kebutuhan SDM diatas, kami akan memenuhi semua kecuali operator warnet, kami hanya mencari dan mentraining operator warnet, sedangkan untuk honor warnet diambil dari biaya operasional warnet bulanan. Jadi untuj pekerjaan tersebut diatas (kecuali operator warnet) tidak diperlukan biaya jasa lagi.
C.      PENAWARAN
Bentuk kerjasama yang kami tawarkan adalah pendirian dan pengelolaan warnet dengan sistem bagi hasil :
- 60% untuk Ceria Group
- 40% untuk pengelola.
Jadi, kami mengambil profit hanya dari bagi hasil.
D.      URAIAN PEKERJAAN
- Rancangan denah untuk LAN dan listrik.
- Pembelian asset.
- Instalasi listrik.
- Instalasi computer.
- Instalasi LAN.
- Instalasi Internet.
- Instalasi Proxy.
- Instalasi Billing.
- Training operator.
- Promosi.
Dari poin pekerjaan tersebut diatas, kami akan mengerjakan semua pekerjaan tersebut diatas. Kami hanya membutuhkan ruang tempat dan listrik dan modal usaha, selain itu semua kami akan kerjakan sendiri.
E.       STRATEGI PROMOSI 
Strategi yang akan kami jalankan pada perusahaan ini antara lain :
- Bekerja sama dengan pihak sekolah dalam rangka mengadakan kerja sama pelatihan komputer dan internet.
- Kami akan menjalankan kembali organisasi yang bergerak dibidang teknologi informasi yang akan menghimpun mahasiswa yang mempunyai keahlian dibidang komputer. Dengan strategi ini, kami menargetkan bisa mendapatkan tenaga freelancer untuk mempromosikan bisnis ini, aset untuk tenaga pengajar dan dapat mengerjakan proyek-proyek IT.
USULAN BIAYA PENGAJUAN PROPOSAL
BANTUAN MODAL WARNET
NO.
URAIAN
KUANTITAS
HARGA SATUAN (RP)
JUMLAH (RP)
1.
Perangakat Keras (Hardware
Internet Acces Sharing
UPS 600 VA
Modem US Robotic
HUB 16 Port
Kabel UTP RJ-45
LAN Card
Sound Card
Tambahan Memory
1 Buah
1 Buah
1 Buah
1 Buah
50 Meter
6 Buah
5 Buah
5 Buah
Rp 2.000.000,-
Rp 750.000,-
Rp 1.100.000,-
Rp 700.000,-
Rp 5.500,-
Rp 100.000,-
Rp 150.000,-
Rp 125.000,-
Rp 2.000.000,-
Rp 750.000,-
Rp 1.100.000,-
Rp 700.000,-
Rp 275.000,-
Rp 600.000,-
Rp 750.000,-
Rp 625.000,-
2.
Instalasi (Installation)
a.  Biaya Instalasi Server
b.  Biaya Instalasi Workstation
1    Unit
5 Unit
Rp 150.000,-
Rp 25.000,-
Rp 150.000,-
Rp 125.000,-
3.
Konsultasi (Counsalting)
a.  Biaya Konsultasi Networking
b.  Biaya Konsultasi Bisnis Internet
5 Unit
3 Hari
Rp 40.000,-
Rp 75.000,-
Rp 200.000,-
Rp 225.000,-
4.
Pelatihan (Training) untuk 10 angkatan bagi masyarakat, DU/DI *)
a.  Biaya Pelatihan Administrator
b.  Biaya Diklat Internet
20 Orang
2 orang x 10 angkatan
Rp 125.000,-
Rp 100.000,-
Rp 2.500.000,-
Rp 2.000.000,-




Rp 12.000.000,-
TAHAPAN PELAKSANAAN PELATIHAN INTERNET
NO.
TAHAP/ANGKATAN
UNSUR YANG AKAN DILATIH
1.
Tahap I
Angkatan 1 s.d 5
Kepala Sekolah
Guru Komputer SMK Negeri/Swasta
2.
Tahap II
Angkatan 6 dan 7
KADIN
PEMDA
INDUSTRI
BAPPEDA
3.
Tahap III
Angkatan 8 dan 9
Siswa SMK lain
SMU
SLTP
4.
Tahap IV
Angkatan 10
Masyarakat umum/bukan warga Sekolah
Perkiraan Pendapatan dan Biaya (Cash Flow) Warnet
A.
Beban/Biaya
Perhitungan
Jumlah (Rp)
1.
Biaya Tetap
a.    Biaya telepon
b. Biaya akses Internet
Biaya telp 1 pulsa = 2 menit =Rp 200
1 hari = 10 jam = 600 menit, 600 : 2 menit
= 300 pulsa, 300 x Rp 200 = Rp 60.000
Rp 60.000 x 24 hari
Rp 3.300 x 10 jam x 24 hari
Rp 1.440.000,-
Rp 792.000,-
2.
Biaya Variabel
A . Pemeliharaan
b.  Biaya ATK
c.  Biaya listrik
d.  Gaji administrator
e.  Gaji office boy
f.  Gaji satpam
g. …………………

Rp 100.000,-
Rp 100.000,-
Rp 100.000,-
Rp 250.000,-
Rp 100.000,-
Rp 100.000,-
B
Pendapatan
Perhitungan
Jumlah (Rp)
1.
Jasa Akses Internet
5 x 8 jam x Rp 3.500x 24 hari
Rp 3.360.000,-
3
Jasa Print Out

Rp 100.000,-
4.
Rental Komputer
Rp 1000 x 5 jam x 10 hari
Rp 50.000,-

Total Pendapatan
Rp 3.510.000,-
C
Perolehan Laba Usaha
Jumlah (Rp)
1.
Pendapatan
Rp 3.510.000,-
2.
Beban / Biaya
Rp 2.982.000,-

Laba Bersih
Rp 528.000,-
Laba bersih Rp 628.000 per bulan, kalau 1 tahun = 12 x Rp 528.000 = Rp 6.336.000, akan di manfaatkan untuk menginvestasikan kembali pembelian komputer sebanyak 3 buah per tahun.
F.       WAKTU
Lama waktu pendirian warnet adalah selama 1 bulan.
G.     BIODATA PENGELOLA
- Nama : Acep Suracep
- Tempat,tanggal lahir : Cianjur, 7 Agustus 1973
- Alamat : Jl. Cianjur Raya No.19 Blok G6
- HP : 0889997898
- Email : acep@ymail.com
- Website : www.acep.co.id
Pengalaman Training Lepas
- Nara sumber dalam Seminar teknologi SMU se-Kodya Sukabumi “Komputerisasi, Internet dan dampaknya terhadap pelajar. Pada tanggal 13 Mei 2001 di SMA 1 Cisolok.
- Pelatihan dasar internet pada tanggal 24 Jauari 2010 di warnet Syalala Cianjur
H.      PENUTUP
Demikianlah data-data ini kami buat sebagai suatu acuan dalam pengelolan warnet di masyarakat juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi Direktorat Dikmenjur dan pihak instansi terkait untuk memberikan bantuan dana serta bimbingan teknis dalam pengelolaan warnet nantinya.
Semoga Allah Swt memberikan berkat dan Rahmatnya bagi kita semua, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih banyak.